Oleh: rizky abrian | Januari 28, 2012

Revenge Part 2

Semuanya sudah aku persiapkan semester depan. aku siap untuk membalaskan dendamku seperti semester 3 yang menyisakan digit 1 pada angka terdepan nilai semesterku, aku balik pada semester berikutnya dengan dua kali lebih banyak dari angka itu. sekarang, kesalahan jadwal semester ini membuatku harus melakukan balas dendam bagian kedua : Menuju nilai sempurna dengan kegiatan berguna.

Kalender jadwal 5 bulan dengan rincian bermacam kegiatan yang akan aku isi setiap hari. ini akan membantuku bagaimana dalam hari itu aku beraktifitas. tak ada kosong tak ada lengang. semua harus habis dalam kegiatan yang berguna dan bermanfaat.

Paper of Priority. kertas ini aku buat sendiri dengan membuat beberapa prioritas utama yang akan diurutkan. dan prioritas utamaku adalah pekerjaan, mengapa? karena aku yang sedang menempuh semester 6 sudah memiliki pekerjaan di usia yang tergolong muda. aku harus bersyukur karena teman di sekelilingku harus menunggu usia 1-3 tahun lebih tua dari ku hanya untuk menempati posisi kuliah sembari bekerja. Baca Lanjutannya…

Oleh: rizky abrian | Januari 21, 2012

curhat versi tulisan baku.

pagi yang indah,setelah tadi malam serasa menjadi santiago dalam “old man and the sea”. yang baru pulang dari pertarungannya dengan marlin raksasa. santiago yang membenamkan bahu dan kepalanya menghadap tempat tidur lalu tertidur sangat cepat karena terlalu lelah. santiago yang dalam tidurnya bermimpi tentang singa singa.

ya. pagi ini adalah hari pertama setelah mengakhiri semester ini. pagi pertama di masa liburan. entah kenapa saya bisa terbangun di pagi hari dan bisa menikmati dinginnya kabut pagi hari. padahal sepanjang semester saya kesulitan untuk membuka mata di bawah pukul 7.

alasannya sederhana, karena ada tetangga yang mendadak minta tolong untuk mengetikkan sebuah surat. surat izin tidak masuk. lalu hampir mau tidur lagi setelah itu di suruh mengantarkan Mama. padahal Papa yang tidak tidur setelah subuh yang biasa mengantar Mama. atau mungkin melihat tidurku tadi malam mamaku tau kalau pertarungan di semester ini telah berakhir. entah. yang pasti malam sebelumnya benar benar kembali tidur sehabis habisnya setelah pengembaraan dan petualangan.

semester kemarin merupakan salah satu semseter penuh warna. banyak hal baru ditemui, banyak gejolak,penuh pengalaman baru, teman baru, dan yang pasti beberapa hal penting yang bisa dijadikan pedoman sebelum menghadapi semester depan.

semester kemarin menyisakan berbagai kegiatan yang bermacam macam. mulai dari awal semester kemarin menjadi koordinator 53 pemandu yang memandu 800 mahasiswa baru, menjadi pemateri ketrampilan mahasiswa tingkat dasar, menjadi pemateri LDKS SMA dan SMK, hingga akhirnya di akhir semester ini saya resmi menjadi salah satu pengajar di Sekolah Dasar Islam.

di semester kemarin juga saya bisa mempelajari bagaimana memahami berbagai macam karakter manusia.  saya berkenalan dengan hampir seratusan mahasiswa baru,seratusan panitia ospek,beberapa teman dan rekan dari LDKS dan satu wanita yang bisa saya pelajari dari contoh buruknya.

untuk yang terakhir saya sebutkan memang benar benar pelajaran berharga bagi saya. bagaimana dia memiliki cara pandang tentang kehidupan sosial dengan sesama manusia yang salah. saya berusaha membenahi namun rupanya  kesalahan cara berpikirnya terlalu mengakar sehingga saya pun gagal.

selain bertemu banyak ragam manusia. memahami bagaimana cara berpikirnya, bagaimana saya menghadapinya. saya juga mempelajari banyak hal. kemampuan berbicara di depan umum saya semakin meningkat. ini akibat dari paksaan beberapa teman untuk menjadi penyiar radio kampus dan pembawa acara di beberapa kegiatan fakultas dan jurusan.

pastinya satu kemampuan baru di dapat. dan saya harap semester depan memiliki banyak kejutan dimana saya bisa belajar lebih banyak hal lagi sehingga menjadi manusia berkemampuan. yang pasti saya butuhkan itu suatu saat nanti.

bicara tentang rencana semester depan,dengan keadaan saya yang sudah memiliki jadwal tetap mengajar. sepertinya harus mengurangi jumlah kegiatan di kampus. sehingga semua terbagi secara merata dan tidak ada yang harus dikorbankan.

target semester depan sepertinya menjadi beberapa tingkatan. ada beberapa prioritas yang perlu saya tempel besar besar sehingga tetap terbaca dan tetap teringat setiap hari. dan pastinya harus berani merelakan diri untuk terus disibukkan dengan berbagai kegiatan yang nantinya toh akan bermanfaat bagi saya sendiri.

selamat liburan, persiapkan diri untuk berani mengorbankan kesenangan masa muda demi impian. tenanglah, masih ada banyak orang yang mendampingimu Abrian, terutama yang selalu berada di sampingmu. jagalah dia yang selalu memberimu semangat!.

Oleh: rizky abrian | Januari 18, 2012

R.I.P Sabine Moreau

maafkan aku kasih karena menulis ini, tapi jelas ini cara yang terbaik untuk menjelaskan daripada bercerita setelah kamu mengetahuinya. lebih baik kamu membaca ketika pikiran sedang dingin daripada kamu mendengarkan dengan hati yang panas.

aku tak pernah tahu dan sebenarnya tak pernah mau tahu siapa dia, karena yang aku tahu hanya matanya. mengganggu sekali.  itupun karena mata itu menggangguku, tepatnya memburuku. seperti mata mata lainya yang memburuku. tapi ia seperti benar benar mengejar mataku tanpa henti.

tak pernah habis pikir mengapa aku yang diburu?

untungnya aku selalu bisa menghindar, atau kalau ia mencoba memburu aku buru kembali,hingga dia tak berani melihatku. wanita ia tak berani menatapku,tapi ia beringas memburuku. seorang Sabine Moreau dalam duniaku. jelita,cantik,pembawa luka. tapi aku tak mau ia membawa luka bagi hatiku dan hatimu.

yes. I wanna be “man of his word”. Ethan Hunt saja tak akan kalah dengan dengan sabine moreau di dalam filmnya.  Sedang aku tak mau jadi Ethan Hunt, aku lebih mampu dari itu dan pasti si sabine moreau akan aku atasi.

dan benar, sebelum semester ini berakhir. semester dimana dia bisa satu kelas denganku, semster di mana ia semakin leluasa memburuku. dia melancarkan serangan terakhir.  dia datang mendatangi ke ruang bem, alih alih rekaman lagu dengan teman temannya. ia mengambil jarak yang begitu dekat. tapi tetap aku melindungi diri dengan sesuatu. diam dan kesepian.

salah siapa kamu datang terlambat.aku sudah bicara dengan bidadari. jika kamu masih tak berhenti memburu, aku akan tenang saja. sebentar lagi kamu akan hilang sendiri. jangan memaksa.

Matamu lebih maut dari lesat panah, hunjamnya lebih lembut dari nyeri luka nanah. cantikmu adalah pesona, di balik kulitnya penuh jebakan luka.  demi mata yang mengantarkan peluru. kamu bisa membidik semaumu. tapi tidak dengan prinsipku.

besok, adalah waktu dimana dia bisa mengatakan semuanya, mengapa memburu mataku,mengapa lari dari tatapku. mengapa tetap sunyi hingga dia terlambat karena aku sudah pasti akan pergi denganmu. dimulai dari dia yang sejak lama add fb ku,tapi tak pernah aku setujui. aku tak tahu apa besok dengan nomer yang aku beri,dia bisa bicara atau hanya menyimpan rahasia yang tak kan pernah aku baca.

“kuberi kesempatan padanya, tapi hanya bicara. karena besok aku sudah akan pergi denganmu!”

pesan selamat tinggal untuknya esok pagi

:hujan ini akan membawamu. pergi jauh menemui kematian. yang dingin dan basah   -gunawan maryanto-

 

Oleh: rizky abrian | Januari 14, 2012

Ketika Adhitia, dan Efek Rumah Kaca dipenjara.

pada speaker sonic gear, adhitia sofyan terkurung di dalamnya. untuk membunuh kesepian,ia hanya bisa bermain dua album yang tertera pada aplikasi jet audio yang nongol di monitorku.

aku yang rebahan di kasur sambil menangkap petikan gitarnya adhitia satu demi satu,perlahan merasakan ada awan mendung yang merasuk lewat kusen pintu kamar. berbaris lambat satu demi satu lalu berkumpul di langit langit kamar.

di sebelah kanan kasur yang aku tempati tidur,turun gerimis. pelan pelan seirama dengan petikan gitar adhitia yang juga mengalun lembut. aku masih melihat langit langit kamar tepat diatasku yang tidak turun hujan, awan awannya berputar putar pelan seperti terbawa angin dari kipas angin kamarku. Baca Lanjutannya…

Oleh: rizky abrian | Januari 13, 2012

Kloso Pandan Malfunction

tempat tidur yang empuk ditambah kipas angin yang lembut adalah alasan utama kenapa aku tak boleh berada di kamar pada sore hari. rasanya seperti anak kecil diisik-isik. hati jadi tenang dan ingin waktu ini berhenti sejenak sehingga rasa yang nyaman ini tidak segera berlalu.

“heh! solat!”

nah,aku bilang apa,kenikmatan dunia memang hanya sebentar lamanya. Baca Lanjutannya…

Oleh: rizky abrian | Januari 12, 2012

Shibuya’s jam

hujan lagi, tak aku kira hari ini benar benar penuh lalu lalang orang orang yang sibuk dengan urusan masing masing.  lalu lalang ini , kesibukan ini, di mana mana, seperti lalu lalang  orang orang di perempatan new york atau shibuya. benar benar lalu lalang yang ramai.

sama ramainya dengan hari ini. alarm model baruku ternyata hanya berhasil membangunkanku hanya untuk kemarin saja. hari ini, alarm handphone sony ericsson yang di setting pada pukul 6 pagi, dengan suara alarm lagu yang paling tidak aku suka, super junior, dan foto tampilan alarm wajah lidwine anzaska yang sedang cemberut dengan penuh totalitas. yang aku harapkan bisa membuat sebuah suasana seakan akan dia benar benar datang membangunkanku, ternyata tak berhasil.

aku malah terbangun karena hal lain. bau gosong, ruangan penuh asap, dan suara seperti minyak panas yang disiram air tiba tiba membuatku terloncat dari tempat tidur. bukan karena aku takut kebakaran, tetapi aku lebih takut terlambat karena pada pukul 7 ujian dilaksanakan, sedangkan pada saat pertama mataku terbuka, aku melihat sebuah horor, sebuah jam dinding yang berputar, menunjukkan pukul 6.35. Baca Lanjutannya…

Oleh: rizky abrian | Januari 11, 2012

diary hari ini (dan semoga selanjutnya)

AKU INGIN MABUK SELAMANYA!

Nama yang unik dan tak pernah saya bayangkan sebelumnya. ketika sepasang orang tua yang ingin anaknya menjadi putri yang baik hati,namun nasib putri raja sang empunya nama mengalami akhir yang tragis, maka dikreatifkanlah nama tersebut untuk sang putri kesayangan mereka.

Lidwine anzaska, saya memahaminya sebagai nama yang tak sempat aku pikirkan sebelumnya,bahkan ini di luar batas imajinasi ter-abstrak-ku. Saya sejenak berpikir, orangtua mana yang memberi nama anaknya dengan tutup botol anggur (LID-WINE) ? Baca Lanjutannya…

 

sebuah puisi untuk Pusat Dokumentas Sastra yang terancam tutup

 

Negeri Tanpa kepala

(untuk PDS HB Jassin)

berdiri di atas kaki sendiri

singsingkan lengan baju,

tegakkan bahu membusung berani.

otot kawat tulang besi.

terbang menukik ke langit tinggi.

 

lho ?

tapi mana kepalanya?

kepala?

mana kepalanya?

tak ada kepalanya ! tak ada kepalanya !

 

mana kepala?

pusat peradaban.

pusat pemikiran.

sambungan nurani,

muara hati.

mana?

 

coba kau cari di sawah,

tempat rumput hijau berlembar lembar disana.

yang biasa dimakan kerbau hitam.

yang tebal mukanya

yang hitam kulitnya,

yang hitam dagingnya,

yang hitam hatinya,

tapi tetap rumput berwarna hijau berlembar lembar,

yang tetap digerogoti tikus padi.

 

tak ada!

lalu cari dimana?

 

coba kau cari di gedung gedung,

di situ tampaknya ramai sekali.

banyak suara hampa disana.

foya foya.

atau dibawahnya

ke tempat wanita pelacur

hingga pria pria penganggur.

 

tak ada!

lalu cari dimana lagi?

 

coba cari di jakarta,Indonesia.

disana ada pusat sastra.

sastra? apa itu?

kok aku baru tahu?

itu, pusat dokumentasi.

pusat dokumentasi ?

rasanya sudah tidak ada lagi.

 

lalu?

kemana kita cari kepala?

pusat segala budaya,

perut sudah mulai membesar.

tubuh tak lagi kekar.

tapi kepala masih samar.

 

apa mungkin sudah kesasar?

atau terpapar?

Oleh: rizky abrian | Maret 4, 2011

“now listening” menuju “now reading”

membaca buku, hal yang tabu diantara kita ?

mungkin juga, tapi apa salahnya membiasakan kalau memang membaca buku tidak populer diantara kita,

membaca, sesungguhnya lebih asik dari pada mendengar,

karena kita bisa membayangkan apa yang kita baca semau kita, dengan dunia yang kita suka,

selain itu membaca buku, yang pasti jelas dapat ilmu, dibanding mendengar lagu yang bikin sendu melulu* (* hanya untuk lagu cengeng yang isinya cinta melulu)

so, mulai dari saya, dan semoga merembet ke teman teman, ayo kita galakkan “now Reading” pada status twitter n facebook, dan forum manapun , dan segera membiasakannya hingga sejajar dengan “now reading”, Baca Lanjutannya…

Oleh: rizky abrian | Maret 2, 2011

hari ini

apa yang ingin aku tulis ?

sebenarnya tidak ada, hanya saja aku sedang merenungi apa yang telah terjadi seminggu ini,

mulai dari tes yang aku sendiri pesimistis bisa lolos, menjadi pemimpin 8 anak buah, hingga menerima tamu yang datangnya tiba tiba,

aku masih bingung, membedakan antara urusan urusan dimana aku dibutuhkan, tetapi aku tidak bisa memenuhi semuanya, dulu waktu aku belum aktif kegiatan apapun , aku berpedoman : hidup harus banyak pilihan, kalau tidak punya, buatlah dirimu dalam banyak pilihan. namun sekarang aku merasakan bagaimana beratnya memilih pilihan itu sendiri saat aku telah membuat banyak sekali pilihan dalam hidup.

ini juga aku rasakan ketika aku harus kuliah, dan pada hari itu aku diminta membantu menerima mahasiswa dari brunei darusalam yang baru datang, sedangkan tugasku belum aku kumpulkan, dimana ibuku meminta diantarkan ke pasar ikan , sedang ayahku memintaku untuk segera menyelesaikan pekerjaan menghitung pajak penghasilan yang telah diberikan kepadaku, padahal saat itu kameraku sedang rusak dan harus segera dibawa ke pusat kamera untuk ditanyakan kerusakannya seperti apa dan harga perbaikannya berapa,belum lagi tugas dari teman fotografi membuat kartu anggota harus segera selesai, belum lagi aku yang kemaren disindir ibuku masalah mencari pekerjaan, koordinasi membentuk rencana kerja BEM tahun depan, dan lagi dan lagi dan lagi.

aku bingung, bahkan apa harus aku tinggalkan saja semua untuk sejenak beristirahat, menenangkan diri, atau terus berada dibawah tekanan untuk memilih salah satu pilihan dan meninggalkan yang lain dengan berat hati yang amat sangat,

aku punya banyak pilihan, tapi tak punya cukup waktu untuk memilih semuanya.

bagaimana kalian?

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.