Oleh: rizky abrian | Juli 30, 2007

Haruskah memilih ipa?

Bagi siswa Sma,penjurusan merupakan hal yang harus mereka alami ketika akan beranjak ke kelas sepuluh siswa memiliki beberapa pilihan untuk memilih kemana mereka akan melanjutkan pendidikan,di Indonesia biasanya ada tiga pilihan ,yaitu Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),Ilmu Pengetahuan Social (IPS),dan Bahasa.
Jurusan IPA adalah suatu cara untuk menjadikan sebuah siswa yang yang handal dan ahli dalam bidang pengetahuan alam,mereka akan dididik menjadi penemu obat,dokter,ilmuwan,dan jika mencapai taraf internasional akan mendapat gelar nobel bagi yang benar-benar hebat.
Sedang Jurusan IPS merupakan salah satu jalan untuk menjadikan anak tersebut mampu dalam bidang social,kehidupan masyarakat dan sebga masalahnya.mereka akan dididik menjadi pengusaha,sejarawan,manager,wiraswasta dna biasanya berhubungan dengan ekonomi.
Bahasa tidak banyak ditemukan di sekolah-sekolah di Indonesia,progam bahasa akan membuat mereka menjadi ahli bahasa.bisanya menjadi duta besar,tour guide,dan profesinya berhubungan dengan dunia luar dan keliling dunia.
Dari ketiganya sudah anda sudah bisa melihat kalau pilihan ips paling menguntungkan kalau anda menginginkan anak anda menjadi investasi yang menguntungkan,apalagi kalau anda memilki sebuah perusahaan besar dan ingin anak anda meneruskan ,pasti pilihan ips sangat membantu mewujudkan keinginan anda
Sayangnya,pandangan sebagian orang Indonesia sangat jauh dari saya ucapkan.mereka cenderung menganggap pengetahuan alam lebih pintar,dan menurut mereka lebih pintar akan lebih banyak menghasilkan uang.saya bisa memahami mengapa mereka menganggap derajat siswa yang masuk IPA lebih tinggi dari IPS.mereka menganggap siswa IPA lebih pintar karena yang dikerjakan siswa ipa adalah perhitungan-perhitungan yang lebih rumit dari IPS.namun mereka hanya akan bekerja dengan terikat panduan atau buku.logika mereka lebih jarang digunakan disbanding siswa IPS.padahal dalam bekerja kita dituntut memiliki kemampuan logika yang kuat dan kreatifitas yang tinggi.jangan salahkan kalau siswa IPS cenderung memiliki keinginan untuk memberontak,melakukan hal yang tidak dinginkan guru daripada siswa ipa karena hal itu merupakan logika dan kreatifitas yang dimiliki mereka hanya mereka tak difasilitasi untuk menyalurkannya.sama seperti air di sungai yang dibendung.air tersebut akan bertambah jika tidak ada pemanfaatan,dan ketika tiba waktunya air terebut akan menghancurkan bendungan dan akan menimpa diri kita sendiri.
Dan lebih parahnya Perguruan Tinggi atau Universitas malah memfasilitasi ipa agar lebih tinggi daripada ips.sehingga siswa tidak bisa mewujudkan keinginan dan harus mengikuti arus pandangan IPA yang semakin deras,mereka tak bisa melawan arus dan terpaksa harus mengikuti arus.contohnya Sma 5 Surabaya yang semua kelasnya tidak ada yang masuk IPS


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: