Oleh: rizky abrian | Juli 30, 2007

kembali ke jaman siti nurbaya

Bagaimana pikiran anda ketika saat sma kelas satu anda bertemu dengan teman SD anda pada siang hari dan ketika sorenya anda menerima undangan kalau dia akan menikah.terkejut mungkin salah satu yang benar,bagaimana tidak,ketika anda masih sma,dimana kita masih suka senang-senang dan hanya memikirkan sekolah teman anda harus kehilangan masa muda yang seharusnya dinikmati.
saya tak bisa menyalahkan dia karena dia bukan menikah karena kecelakaan tapi seperti kisah jaman dahulu.seorang gadis berusia tujuh belas tahun dinikahkan dengan pria berusia tiga puluh tahun.

Mungkin dia bisa mengambil keputusan yang berat ini karena dia sadar tak mau menjadi beban orang tuanya,ayahnya hanya penjual mie ayam,sedangkan dia tak sekolah,mungkin dalam pikirannya hanya satu,dia tak mungkin membahagiakan orang tuanya kecuali menjadi istri orang kaya.
Mungkin inilah yang dimaksud benar-benar kesulitan ekonomi,seseorang bahkan rela kehilangan masa muda demi mendapat kesejahteraan.ternyata ekonomi telah membuat dongeng menjadi kenyataan,kisah siti nurbaya yang menjadi kenyataan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: