Oleh: rizky abrian | Oktober 30, 2007

album baru Pak Pres


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 28 Oktober 2007 akan meluncurkan album berisi lagu-lagu ciptaan sendiri.

Demikian dikatakan Ketua Umum Persatuan Artis Pencipta Lagu Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (Pappri) Dharma Oratmangun di Jakarta, Senin (22/10). “Kita bangga mempunyai presiden seperti Susilo Bambang Yudhoyono. Tidak saja memiliki kemampuan menjadi seorang pemimpin di tengah rapuhnya sendi-sendi kehidupan rakyat Indonesia akibat krisis multidimensi. Tetapi juga dianugerahi talenta oleh Tuhan dalam dunia seni,”

banyak yang mengatakan pak sby cari sensasi dan meningkatkan popularitas agar
di pilpres 2009 tak kalah dari pesaingnya.namun komentar seperti itu tak berarti di
hadapan beliau,terus saja meluncurkan album

Talenta yang dimiliki selain politik ini kemudian menggerakkan jari jemarinya menulis lirik lagu, yang diramu dari hasil perjalanan tugasnya sebagai presiden, baik di dalam maupun ke luar negeri. Suka, duka dan kekerinduan akan kedamaian negeri ini, dituangkan ke dalam lirik lagu, yang kini memasuki tahap penyelesaian rekaman oleh Duan Production.

Kerinduan akan kedamaian bagi bangsa Indonesia itu dituangkan dalam lagu “Rinduku Padamu”. Sejumlah musisi kondang seperti Jumadi, Jimmy Manopo dan Purwacaraka telah memberikan sentuhan pop manis yang romantis pada karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Demikian pula terhadap sembilan lagu lainnya seperti Kasih Akupun Rindu, Dendang di Malam Purnama, Mengarungi Keberkahan Tuhan, Hening, Kuasa Tuhan, Selamat Berjuang, Mentari Bersinar dan Kawan yang dinyanyikan oleh Dharma Oratmangun, Ebiet G Ade, Gee Foregia, Widi (AB Tree), Dea Mirella dan grup band idola anak muda, Keris Patih dalam lagu “Hening”.

Ada terobosan komposisi etnik yang dipadupadankan dengan harmonisasi pop universal yang bernuansa oriental. Pada beberapa kuplet tertentu ada alunan seruling etnik Sunda yang dibubuhkan oleh Iip Hadipriyatna, yang digarap apik bersahut-sahutan dengan string section oleh Jimmy Manopo dan Dody Sukama.

Album ini digarap secara baik untuk memberikan kepuasan bagi pendengarnya. Pemain biola dan selo untuk memperindah album itu didatangkan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, di bawah pimpinan Mas Agus dan Meidy Kusoy dan kawan-kawan.


Responses

  1. Wah, kayaknya Pak SBY mau nyaingin para musisi lokal nih ^^

    Btw lagunya udah beredar blom di Internet ? KLo udah kasih tau link-nya donk >.<


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: