Oleh: rizky abrian | April 20, 2013

kesepian yang merawat dirinya sendiri

suara menyelam ke dasar laut.
mencari tawamu yang mengiang duri udara
yang menusuk di sesak dada.
di dasar samudera.

telaga membersihkan diri
dari kekalahan kemarin
atas keteduhan yang tak terelakkan
ketenggelamanku pada dingin matamu

malam ketakutan
sebuah mimpi terkapar menggelepar
ribuan kenangan menatap dingin
melarikan diri,
menjadi embun yang kau peluk
tiap pagi.

aku merawatmu kesepian
seperti dia menetaskan harapan harapan.
untukku akan ada sebuah hidup
untukmu juga,

dan kesepian harus belajar menjalani malamnya
untuknya sendiri.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: